CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 16 November 2012

sinopsis 5 cm


5 cm

Cerita berawal dari lima orang anak yang mengaku ”manusia-manusia yang agak pintar dan agak tolol” yang sudah kehabisan bahan diskusi dan hanya bisa ketawa-ketawa. Mereka sering mengesekusi hal yang tidak mungkin dan mencoba hal baru. Mereka adalah Genta, Riani, Arial, Ian, dan Zafran. Genta adalah orang yang mementingkan orang lain daripada dirinya sendiri. Genta badannya besar, rambutnya lurus berjambul. Riani ini orangnya cantik, pakai kacamata, dan cerdas. Riani adalah aktivis kampus, karena dia pintar debat dan pintar karena dia banyak belajar. Arial orangnya ganteng, tinggi dan besar, sangat sporty, orang yang apa adanya, selalu menaati seluruh peraturan yang ada. Ian orangnya gendut, dan kepalanya botak plontos, orang yang suka sekali dengan bola. Ian juga suka terhadap permainan yang menantang. Zafran adalah orang yang akan bilang yang dia inginkan. Badan kurus sekali, bagaikan kapur tulis. Mereka berlima sedang berada di dalam mobil Ian. Karena bingung dan tidak tahu akan kemana, akhirnya mereka memutuskan untuk pergi ke rumah Arial. Zafran senang sekali, karena dia menyukai adik Arial yang bernama Arinda, alias Dinda. Sesampainya di rumah Arial, mereka bertemu dengan Dinda yang membuat Zafran serasa terbang sendiri. Setelah itu, mereka bermain monopoli menghabiskan waktu bersama. Tak lama kemudian, mereka memutuskan untuk pergi ke Secret Garden, tempat biasa mereka berkumpul. Mereka berbincang-bincang tentang segala hal, mulai dari masa lalu mereka dan semuanya. Salah satunya adalah ”Finding Ian”. Dulu, Ian adalah anak yang hanya ikut-ikutan saja. Sampai suatu saat teman-temannya merasa kalau Ian tidak menjadi dirinya sendiri. Akhirnya mereka pun langsung memutuskan akan berbicara dengan Ian hari itu juga. Setelah menelfon Ian, mereka langsung menuju rumah Ian, dan mengajakanya ke sekolah SMA mereka dulu. Sesampainya di sekolah, Ian meminta maaf pada teman-temannya, karena mungkin sikapnya tidak membuat nyaman keempat temannya. Dan teman-temannya pun berkata mereka hanya ingin Ian menjadi dirinya sendiri.
Setelah selesai membicarakan tentang Ian yang dulu. Entah kenapa, mereka merasa bosan antara satu sama lain, bukan karena benci atau sebal, tapi rasanya mereka hanya berada dalam satu tongkrongan yang orangnya hanya itu-itu saja. Akhirnya, mereka memutuskan untuk tidak saling bertemu antara satu sama lain selama tiga bulan. Kelompok ’Power Rangers’ ini akan bertemu kembali pada tanggal 14 Agustus, di mana mereka akan merayakannya dengan suatu acara yang diidekan Genta. Mereka akan tahu reencana apa itu, pada tanggal 7 Agustus, Genta akan SMS mereka semua.
Selama 3 bulan berpisah banyak hal yang membuat mereka menjadi manusia yang lebih kaya hati dan diri. Arial mendapatkan pacar baru yang bernama Indy. Arial mengenalnya di tempat fitness. Arial menembaknya di Puncak. Ian setelah bersusah payah menyelesaikan 4 Bab dalam waktu 2 bulan. Meskipun dia harus mengetik dan membaca semalaman, meskipun sempat mengalami beberapa masalah. Namun akhirnya, Ian lulus dengan nilai A. Begitupun Zafran, ia mendekatkan diri dengan Dinda, meskipun sangat susah, karena Dinda ini orangnya datar sekali, seperti Arial. Riani bekerja di sebuah perusahaan. Meskipun baru satu bulan Riani bekerja, sudah bisa memegang liputan, dia bisa karena dia yakin. Genta pun sukses dengan pameran yang ia adakan, meskipun tadinya sudah berpikir tidak akan banyak yang datang, ternyata pameran tersebut sangat banyak peminatnya. Dan tibalah hari di mana Genta harus SMS semua temannya, apa yang akan mereka rayakan tanggal 14 Agustus nanti. Tanggal 14 Agustus pun akhirnya datang, Genta menyuruh teman-temannya membawa perlengkapan dan berkumpul di Stasiun Senen pukul 2 siang. Pertama, Genta yang menunggu di sebuah Restoran Padang bertemu dengan Zafran, lalu Riani dan Ian datang berbarengan ke Restoran Padang. Dan terakhir, Arial bersama Dinda datang, dan Zafran serasa melayang karena Dinda ikut. Setelah mencurahkan rasa rindu mereka. Mereka akan pergi ke Malang untuk menaiki Gunung Mahameru, gunung yang tertinggi di tanah Jawa. Mereka menaiki kereta untuk sampai di Malang. Di kereta itu, Arial menceritakan bahwa ia sudah memiliki pacar baru, Ian bercerita bahwa ia sudah lulus. Dan di kereta itu pun, mereka mengalami kejadian-kejadian yang membuat mereka berpikir bahwa banyak orang lain yang lebih menderita daripada mereka. Mereka sampai di Malang pukul tiga siang keesokan harinya. Mereka menaiki angkot untuk sampai di tempat para pendaki yang akan mendaki gunung Mahameru berkumpul.
Mereka menaiki jip untuk sampai di dareah Ranu Pane, yaitu desa terakhir, yang akan menjadi tempat mereka menginap. Di jip tersebut, mereka bertemu dengan seorang pendaki yang bernama Deniek. Sebenarnya, Deniek ini sudah berkali-kali mendaki Gunung Mahameru, ia juga ingin ziarah ke tempat temannya yang hilang begitu saja di Mahameru. Temannya itu bernama Adrian, namanya sama dengan Ian. Ian pun sedikit terkejut. Sesampainya di Ranu Pane, mereka menginap semalam di sana. Anehnya, Ian seperti melihat kuburan dekat tempat mereka menginap. Ternyata, keesokan paginya ada seorang bapak yang mengatakan bahwa di dekat mereka menginap memang ada kuburan. Ian pun merasa lega. Mereka mulai mendaki gunung pada pukul 03.00 pagi. Beberapa kali mereka beristirahat untuk menghilangkan rasa lelah. Bahkan, mereka mendapati masalah bahwa mereka kehabisan air, dan kaki Zafran pun lecet hingga berdarah. Namun, sesampainya mereka di Ranu Kumbolo, mereka sangat merasa lega karena di sana ada sebuah danau yang dapat menyelesaikan masalah air mereka. Mereka pun beristirahat di sana, disertai dengan makan siang dan berdiskusi.
Mereka pun melakukan perjalanan kembali, udara yang semakin dingin, membuat mereka semakin lelah. Namun, mereka menemukan lapangan luas yang penuh ilalang yang sangat indah, yang membuat mereka kembali bersemangat. Akhirnya, mereka pun memutuskan untuk melewati padang tersebut dalam perjalanan mereka. Mereka memasuki hutan yang membuat Genta resah, karena dulu ia hilang di hutan tersebut. Mereka melanjutkan perjalanan dan sampai di Kalimati. Di tempat ini Riani terpeleset dan jatuh ke dasar Kalimati. Kakinya kram, dan Arial berusaha membantu Riani untuk menghilangkan kram tersebut. Begitu pun dengan Zafran, ternyata luka lecetnya itu, mengeluarkan sedikit nanah dan banyak darah yang membanjiri kaos kakinya, lecet tidak dirasakannya selama perjalanan. Namun karena mereka pun merasa seram di Kalimati, akhirnya mereka melanjutkan perjalanan. Sampailah mereka di Arcopodo, di tempat ini mereka menginap semalam melepas rasa lelah. Karena besok, tanggal 17 Agustus, mereka harus sampai di puncak Gunung Mahameru untuk melaksaknakan upacara bendera. Setelah beristirahat cukup lama, mereka membawa barang seperlunya untuk meneruskan perjalanan. Mereka menemukan makam Adrian, teman Deniek yang hilang di Mahameru. Setelah berdoa untuk Adrian, mereka meneruskan perjalanan. Ditengah perjalanan Arial tiba-tiba jatuh terduduk dan merasa lemas. Arial berkata dia tidak ingin meneruskan perjalanan karena merasa tidak kuat. Namun, dorongan dari teman-temannya membuat dirinya bangkit untuk bisa sampai di puncak Mahameru. Perjalanan semakin melelahkan, mereka menanjak batu-batuan yang suatu saat dapat menjatuhi mereka juga. Tiba-tiba, terjadi longsor batu serta hujan abu yang membuat mereka panik dan kesakitan. Dinda dan Ian pingsan tak sadarkan diri. Kepala Ian berdarah. Ian yang tak sadarkan diri, membuat teman-temannya berpikir bahwa dirinya telah tiada. Kelima temannya menangis karena merasa kehilangan Ian. Zafran berteriak memanggil nama Ian keras sekali. Dan tiba-tiba Ian sadar. Kelima temannya merasa sangat lega. Bahkan, meskipun kepalanya terluka, Ian masih sempat bercanda dengan teman-temannya.
Mereka pun melanjutkan perjalanan, dan akhirnya sampai di puncak Mahameru. Mereka sangat senang dan sangat bangga, bisa berada di tempat tertinggi di tanah Jawa. Pada saat Sang Merah Putih dikibarkan. Mereka sangat terharu dan menitikkan beberapa air mata tanda bahagia dan bangga. Setelah upacara, mereka turun gunung dan menginap di Ranu Kumbolo. Keajaiban yang mereka rasakan tadi pagi masih terasa dalam diri mereka hingga malam itu. Dan malam itu juga, Genta menyatakan perasaan sukanya pada Riani. Namun, Riani tidak bisa menerima Genta, karena yang disukai Riani adalah Zafran. Zafran dan Dinda belum tertidur dan mendengar semua yang Genta dan Riani katakan. Dinda menyukai Genta, tetapi ternyata Genta suka pada Riani. Malam itu cinta membuktikkan, bahwa cinta yang paling besar adalah cinta Sang Pencipta terhadap yang dicipta-Nya.

10 tahun kemudian...
Riani menikah dengan Zafran, dan memiliki seorang anak yang bernama Zafran Jr. Arial menikah dengan Indy, dan memiliki seorang anak yang bernama Arian. Genta menikah dengan Citra, teman sekantor Riani, dan memiliki seorang anak yang bernama Aga. Dinda menikah dengan Deniek, teman yang ditemuinya di Mahameru, dan memiliki seorang anak yang bernama Deninda. Ian menikah dengan Happy dan memiliki seorang anak yang bernama David. Mereka berenam memiliki anak yang satu TK pula. Mereka merasa memang mereka tidak bisa saling lepas satu sama lain. Sebentar lagi 17 Agustus, anak mereka berlatih untuk upacara bendera di sekolah mereka. Dan mereka tidak akan pernah melepaskan rumus mereka, ”Setiap kamu punya mimpi atau keinginan atau cita-cita, kamu taruh disini, di depan kening kamu jangan menempel, biarkan dia menggantung, mengambang 5 centimeter di depan kening kamu. Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu”, yang membuat mereka yakin bahwa mereka pasti bisa menggapai itu semua.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar